AGAM — MTsN 4 Agam secara resmi menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Agam pada Selasa, 04 Agustus 2026.
Penyerahan dokumen laporan tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MTsN 4 Agam, Syofyan, S.Pd.I, dan diterima oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenag Kabupaten Agam, Pebridoni, S.H.I., M.A.
Status Zero Accident: Seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA dari awal hingga akhir berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya insiden maupun kendala teknis (zero accident).
Penyerahan laporan ini merupakan wujud transparansi serta kedisiplinan administrasi MTsN 4 Agam dalam melaporkan setiap program kerja yang telah terlaksana.
Pihak Kemenag Kabupaten Agam menyambut baik penyelesaian laporan kegiatan ini dan mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan pengenalan lingkungan madrasah bagi siswa baru TP 2026/2027.
Dengan diserahkannya laporan ini, rangkaian penerimaan dan orientasi peserta didik baru di MTsN 4 Agam resmi selesai, dan madrasah siap menyongsong proses pembelajaran yang efektif dan berprestasi sepanjang tahun ajaran baru. (FA)
Humas–MTsN 4 Agam melaksanakan Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan kampus madrasah MTsN 4 Agam dan diikuti oleh seluruh unsur madrasah, mulai dari kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. (3/1)
Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Kepala MTsN 4 Agam Zulherman, menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri terhadap pengabdian yang telah dilakukan selama ini. Beliau menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 4 Agam untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan pendidikan. Tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” menurut beliau bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan budaya kerja sehari-hari di lingkungan madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga menekankan pentingnya sinergi, kerja sama, dan kebersamaan antar seluruh warga madrasah sebagai kunci utama dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing. Beliau mengapresiasi dedikasi seluruh guru dan tenaga kependidikan yang selama ini telah bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, serta berharap semangat ikhlas beramal terus tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menutup amanatnya, Kepala MTsN 4 Agam mengajak seluruh civitas madrasah untuk menjadikan peringatan HAB Kemenag ke-80 sebagai titik tolak dalam memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara melalui dunia pendidikan, serta terus berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang damai, rukun, dan maju.
Upacara berlangsung tertib dan sarat makna, mencerminkan komitmen seluruh insan madrasah dalam menjaga nilai-nilai pengabdian, integritas, dan profesionalisme sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama. Peringatan HAB tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menjadi pengingat pentingnya memperkuat persatuan, kerja sama, dan harmoni dalam kehidupan beragama serta dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Momentum HAB Kemenag ke-80 ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang Kementerian Agama dalam melayani umat dan bangsa, tetapi juga menjadi sarana untuk meneguhkan kembali semangat ikhlas beramal dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh peserta upacara mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, sebagai wujud rasa syukur dan tanggung jawab dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang damai, rukun, dan maju.
Usai pelaksanaan upacara, MTsN 4 Agam juga menggelar kegiatan pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja terbaik para pendidik dan tenaga kependidikan. Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi seluruh civitas madrasah agar terus meningkatkan kualitas kerja, disiplin, dan pelayanan pendidikan.
Adapun penerima penghargaan pada peringatan HAB Kemenag ke-80 Tahun 2026 di MTsN 4 Agam yaitu Ibu Ermilinda, S.Pd sebagai Penginputan E-KIN Tercepat, Ibu Ernilia, S.Pd.I sebagai Guru Terfavorit, Anisa Wahyuni sebagai Wakil Terfavorit, Chintya Debby, S.Pd sebagai Wali Kelas Terajin, serta Eli Susanti sebagai Pegawai Terajin. Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan dan tata kelola madrasah yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Agam berharap semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 dapat terus menjadi energi positif bagi seluruh warga madrasah dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta menumbuhkan budaya kerja yang harmonis dan berorientasi pada pelayanan terbaik. Dengan semangat “HAB Kemenag ke-80 — Ikhlas Beramal, Membangun Negeri”, MTsN 4 Agam berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mencetak generasi beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi demi masa depan bangsa. (FA)
Humas–Agam- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, MTsN 4 Agam mengadakan Tabligh Akbar Dengan Ustadz Syahrul Badri, S.Pd Tuangku Mudo Sati Nan Sholeh di MTsN 4 Agam, Senin (8/9).
Diawali acara dengan Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, Tahfizh, Pembacaan Asmaul Husna dan Pembacaan Doa Oleh Siswa siswi MTsN 4 Agam.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala MTsN 4 Agam, Zulherman, S.Ag., M.Pd Tenaga Pendidik, dan Kependidikan serta peserta didik kelas VII, VIII dan IX.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Syahrul Badri mengupas tuntas tentang kisah Iblis yang dilaknat dan diusir dari surga, sebagai pengantar untuk kemudian menjelaskan keagungan Nabi Muhammad SAW dan keistimewaan malam kelahirannya.
Malam Kelahiran Nabi Muhammad: Lebih Mulia dari Malam Jumat dan Lailatul Qadar.
Ustadz Syahrul Badri secara khusus menyoroti dua poin krusial mengenai kelebihan malam kelahiran Nabi Muhammad SAW yang mungkin belum banyak diketahui:
Malam Kelahiran Nabi Muhammad Melebihi Malam Jumat: Menurut Ustadz Syahrul, malam kelahiran Nabi Muhammad memiliki keistimewaan yang lebih baik dibandingkan malam Jumat.
Ia menjelaskan bahwa salah satu kelebihan malam Jumat adalah pahala sujud sholawat tilawah bagi umat Nabi Muhammad. Namun, malam kelahiran Nabi bahkan lebih istimewa karena dipercaya dapat melepaskan manusia dari azab kubur, sebuah keniscayaan yang akan dialami setiap insan.
Malam Kelahiran Nabi Muhammad Melebihi Malam Lailatul Qadar: Tuangku Syahrul juga mengungkapkan bahwa malam kelahiran Nabi Muhammad lebih baik dibandingkan malam Lailatul Qadar, yang dikenal sebagai malam seribu bulan. Ini menunjukkan betapa agungnya peristiwa kelahiran sang Rasulullah.
Lebih lanjut, Ustadz Syahrul Badri menekankan fadilah atau keutamaan memperingati Maulid Nabi. “Siapa yang mendengarkan maulid nabi akan mendapatkan pertolongan (Syafaat) di hari kiamat nanti,” tegasnya, memberikan harapan besar bagi seluruh umat Islam.
Ia juga memberikan bukti nyata tentang pribadi Nabi Muhammad SAW ketika beliau berpulang, yang patut menjadi teladan bagi kita semua, yaitu: Imam yang Adil: Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pemimpin yang senantiasa menegakkan keadilan.
Laki-laki yang Terpaut Hatinya ke Masjid: Ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan beliau dengan Allah SWT dan kecintaannya pada ibadah.
Kepala MTsN 4 Agam Zulherman, S.Ag., M.Pd mengajak siswa madrasah untuk dapat mengikuti rangkaian kegiatan tabligh Akbar denga sungguh sungguh, pahami apa yang disampaikan oleh ustadz sehingga menjadi bekal bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya.
Ditambah Zulherman, Ucapan terimakasih kepada panitia pelaksana tabligh Akbar, Wakil Kepala, Majelis Guru dan Pegawai MTsN 4 Agam yang memeriahkan dan melaksanakan kegiatan peringatan Hari besar Islam di MTsN 4 Agam.
“Terimakasih kepada keluarga besar MTsN 4 Agam siswa dan siswi yang telah terlibat langsung pada momen peringatan maulid nabi Muhammad Saw” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi di MTsN 4 Agam ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswa-siswi dan masyarakat terhadap Rasulullah SAW, serta meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari. Rahmat
Humas- MTsN 4 Agam menggelar upacara bendera pada Senin pagi yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf madrasah. Upacara berlangsung khidmat di lapangan utama madrasah, dengan pembina upacara dari pengawas madrasah Kementerian Agama Kabupaten Agam, Dedi Efendi yang menyampaikan amanat bertemakan “Bulan Bersejarah, Menjadi Bermanfaat untuk Siapa Saja dan Dunia Ini Berkolaborasi.”(04/08)
Dalam amanatnya, Dedi Efendi menekankan pentingnya memaknai bulan Agustus sebagai bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia. “Kita berada di bulan yang penuh makna, bulan perjuangan. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah menjadikan diri kita bermanfaat, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain, masyarakat, bahkan dunia, ” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Beliau juga mengajak seluruh siswa dan guru untuk mengedepankan sikap kolaboratif dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, di era modern, keberhasilan tidak lagi hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kemampuan bekerja sama di dunia nyata, tidak ada Superman, yang ada hanya Super Team. Takkan kuat mengerjakan sendirian walaupun kita hebat tapi hebat sendirian.“Dunia ini sedang berkolaborasi, bukan bersaing. Mari kita kembangkan nilai gotong royong, saling menghargai, dan bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan upacara ini diakhiri dengan doa bersama dan penguatan komitmen untuk menerapkan nilai-nilai positif di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan amanat yang penuh makna ini, diharapkan seluruh peserta upacara semakin memahami arti penting sejarah, manfaat diri menjadi diri sendiri bermanfaat untuk semua, sebagaimana hadits nabi, berbentuk salah satunya memberikan solusi atas masalah. Untuk itu diperlukan ilmu. Untuk mendapat ilmu, harus belajar dengan sungguh-sungguh. dan kolaborasi demi tercapainya masa depan yang lebih baik. (FA)
Lubuk Basung, Humas – Suasana khidmat mewarnai lapangan MTsN 4 Agam pada Senin (19/5) pagi. Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Rahmat, S.Pd didaulat menjadi pembina upacara dan menyampaikan amanat menyoroti pentingnya disiplin dan nasionalisme bagi para siswa. Dalam amanatnya, Rahmat menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas seremonial setiap Senin. Lebih dari itu, terdapat tiga hikmah mendalam yang dapat dipetik dari kegiatan tersebut. Pertama, upacara secara efektif melatih kedisiplinan siswa dalam menjalankan aktivitas belajar di madrasah. Kebiasaan ini, menurutnya, akan membekas dan menjadi fondasi penting dalam kehidupan.
kedua yang disampaikan Rahmat adalah bahwa upacara menjadi latihan fisik gratis bagi para siswa. Gerakan baris-berbaris, sikap siap dan istirahat, ditambah dengan paparan sinar matahari pagi yang kaya vitamin, memberikan manfaat kesehatan yang tak ternilai. Terakhir, Rahmat mengingatkan bahwa upacara memiliki peran krusial dalam meningkatkan rasa nasionalisme siswa. Kegiatan ini memupuk kembali cinta tanah air, rasa memiliki bangsa, dan menempatkan kepentingan negara di atas segalanya.
Terpisah Kepala MTsN 4 Agam, Zulherman, turut menyampaikan harapannya agar seluruh siswa terus meningkatkan kedisiplinan. “Mari kita selalu tingkatkan disiplin sebagai wujud mempersiapkan masa depan kita yang gemilang,” ujarnya dengan penuh semangat.
Amanat yang disampaikan dalam upacara ini diharapkan dapat menjadi pengingat dan motivasi bagi seluruh siswa MTsN 4 Agam untuk terus berdisiplin, menjaga kesehatan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Nina | Rahmat.
Lubuk Basung– Humas, Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, MTsN 4 Agam menggelar kegiatan berbagi takjil dengan tema “Keberkahan Berbagi, Menguatkan Ukhuwah di Bulan Suci”. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Pincuran Tujuh dan diikuti oleh siswa, guru, serta tenaga kependidikan madrasah.(17/3)
Kegiatan berbagi takjil ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara sesama. Puluhan paket takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kegiatan. Suasana penuh kehangatan terlihat ketika para siswa dengan antusias menyapa dan menyerahkan takjil kepada penerima.
Kepala Madrasah MTsN 4 Agam, Zulherman, S.Ag, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa-siswi madrasah. “Melalui kegiatan berbagi ini, kita tidak hanya memberikan manfaat kepada sesama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dalam diri siswa. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Rostam Ependi, S.Pd.I., mengapresiasi partisipasi aktif para siswa dalam kegiatan ini. “Kami sangat bangga melihat antusiasme siswa dalam berbagi. Ini adalah bentuk pengamalan dari ajaran Islam yang mengajarkan pentingnya berbagi dan saling membantu, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” tuturnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Beberapa penerima takjil mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh MTsN 4 Agam. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antara madrasah dan masyarakat serta membangun jiwa sosial yang tinggi dalam diri para siswa.
Sebagai bagian dari program Ramadan, MTsN 4 Agam juga berencana mengadakan berbagai kegiatan keagamaan lainnya guna semakin memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial di kalangan siswa. Fardianto
Humas–Lubuk Basung, – Agenda Pesantren Ramadhan MTsN 4 Agam gelar Lomba Tahfiz pada Senin, (17/3) bertempat di musholla madrasah, diikuti oleh kelas VII, VIII dan IX.
Lomba Tahfizh kali ini diikuti oleh perwakilan terbaik dari setiap kelas, dengan materi yang dilombakan adalah Juz 30. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Dewan juri yang terdiri dari Mahdalena dan Faridah Pohan memberikan penilaian kepada peserta lomba sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan. Sementara itu, Gusrika bertindak sebagai pembawa acara (MC) yang memandu jalannya lomba dengan lancar dan penuh semangat.
Kepala MTsN 4 Agam, Zulherman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur’an. “Kami berharap, melalui lomba Tahfizh ini, anak-anak dapat termotivasi untuk menjadi hafiz dan hafizah yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lomba Tahfizh ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga madrasah, baik siswa, guru, maupun orang tua. Mereka berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang. Rahmat | Nina
Lubuk Basung, SuhaNews – Memasuki Ramadhan ke 14 MTsN 4 Agam menggelar lomba azan antar kelas, bertempat di musholla madrasah Jumat (14/3).
Acara ini diikuti oleh 15 peserta perwakilan dari setiap kelas, guna mengasah kemampuan keagamaan mereka. Ujar Rostam Ependi. Rostam Ependi, salah satu juri, menjelaskan bahwa kriteria penilaian meliputi irama, intonasi, dan tajwid.
“Kami berharap muncul muazin muazin muda yang tidak hanya memiliki suara merdu, tetapi juga memahami dan menerapkan kaidah azan dengan benar,” ujarnya.
Lomba ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam mengimplementasikan kemampuan peserta didik di bidang keagamaan.
“Sebagai siswa madrasah, mereka diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rostam.
“Lomba ini juga menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan.”
Kepala MTsN 4 Agam, Zulherman, menyampaikan harapannya agar kegiatan Ramadan di madrasah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa.
“Kami ingin siswa-siswi kami dapat mengikuti setiap kegiatan dengan sebaik-baiknya, sehingga mereka dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” tuturnya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dan guru. Rahmat | Nina
Lubuk Basung, Humas – MTsN 4 Agam resmi memulai rangkaian kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan 1446 H pada Kamis, 6 Maret 2025. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Rostam Efendi, S.PdI yang dalam sambutannya menekankan pentingnya mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan meningkatkan karakter siswa.
Lubuk Basung, Humas – MTsN 4 Agam resmi memulai rangkaian kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan 1446 H pada Kamis, 6 Maret 2025. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Rostam Efendi, S.PdI yang dalam sambutannya menekankan pentingnya mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan meningkatkan karakter siswa.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Dhuha kemudian Kegiatan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing dipimpin langsung oleh guru madrasah. Seluruh siswa tampak khusyuk mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bagian dari kebiasaan baik yang ingin ditanamkan selama bulan Ramadan.
“Siswa kembali ke kelas untuk mengikuti pembelajaran selama dua jam pelajaran. Materi yang diajarkan tetap mengacu pada kurikulum, namun disesuaikan dengan suasana Ramadan agar lebih kondusif dan relevan dengan nilai-nilai keislaman” ujar wakasis.
Selanjutnya, seluruh siswa melaksanakan kegiatan di musholla MTsN 4 Agam dengan penyampaian materi berkaitan dengan ibadah puasa yang disampaikan oleh ustazah Ernilia, S.Pd.,M.MPd.
Sesuai dengan program Penmad Berkah (Pendidikan Madrasah Berkarakter dan Takah), yang diluncurkan oleh Kanwil Kemenag Sumatera Barat. Program ini merujuk pada Surat Edaran Bersama (SEB) Mendikdasmen, Menag, dan Mendagri Nomor 2 Tahun 2025 Nomor 400.1/320/SJ, yang mengatur pembelajaran di bulan Ramadan 1446 H.
Melalui program ini, diharapkan siswa dapat membangun karakter positif seperti cinta puasa Ramadan yaitu mampu menjalankan ibadah puasa dengan kesadaran penuh, cinta ilmu yaitu menumbuhkan semangat belajar meskipun sedang berpuasa, cinta akhlakul karimah yaitu berperilaku santun dan menjauhi perbuatan tercela, cinta menulis yaitu melatih siswa dalam mengungkapkan pemikiran secara tertulis, serta cinta sosial yaitu meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan berbagi.
Selain itu, materi yang disampaikan dalam program ini juga mencakup penguatan akidah, akhlak, dan ibadah, tujuh pembiasaan Anak Indonesia Hebat, serta edukasi tentang pendidikan berlalu lintas, pencegahan bullying, dan penyimpangan sosial.
Diharapkan, setelah program Ramadan ini selesai, siswa MTsN 4 Agam tidak hanya semakin kuat dalam keimanan dan ibadah, tetapi juga menjadi pribadi yang berkarakter baik, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Semoga melalui kegiatan ini, siswa-siswi kita bisa semakin memahami makna Ramadan dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rostam Ependi. Rahmat
Lubuk Basung– Humas –Tarhib Ramadhan Keluarga Besar MTsN 4 Agam. Menutup kegiatan pembelajaran awal Ramadan dengan kegiatan saling bermaafan antar siswa dengan guru dan pegawai, antar siswa dengan siswa, serta antar guru dan pegawai di lapangan Madrasah, Rabu (26/2).
Wakil Kepala bidang Kurikulum Anisa Wahyuni, S.Pd mengajak seluruh siswa untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan penuh iklhas dan kesabaran
“Mari kita sama-sama menyucikan hati dan diri menyambut bulan Ramadan ini dengan saling memaafkan,” ujar Anisa.
Sesampainya di rumah, jelas Anisa, minta maaflah kepada orang tua dan keluarga yang lainnya serta tetangga. Sampaikan juga maaf kami kepada orang tuanya masing-masing.
“Tidak ada siswa madrasah yang ikut – ikutan main petasan, mercon dan lain sebagainya baik diwaktu tarawih maupun siangnya, mari kita jaga bulan penuh berkah dengan mengisi kegitan yang positif.” tambahnya.
Kegiatan Ramadhan dimulai pada tanggal 6 Maret sampai dengan 25 Maret 2025, Libur Awal Puasa Tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2025, ujar wakakur.
Setelah kegiatan pengarahan tersebut, dilanjutkan dengan bersalaman antar siswa dengan kepala madrasah, guru, dan pegawai. Mereka berdiri memanjang ke samping sehingga seluruh siswa secara bergantian menyalami mereka dengan tertib dan teratur. Setelah itu, semua siswa pun saling bermaafan. Rahmat